Pemongkong, 10 Juni 2026 | Pemerintah Desa Pemongkong bersama Perades, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga melaksanakan kegiatan Syafaatul Ikhwan (Dzikir dan Doa Bersama) di rumah duka Almarhum Amaq Dian di Bako Tinggi, Dusun Tanak Pait, Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada keluarga almarhum ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial, solidaritas kemanusiaan, dan penguatan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Kehadiran pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat menunjukkan bahwa duka yang dirasakan keluarga almarhum merupakan duka bersama yang harus dihadapi dengan semangat gotong royong, doa, dan saling menguatkan.
Kepala Desa Pemongkong, Rudi Muliono, S.Sos., menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Almarhum Amaq Dian.
"Atas nama Pemerintah Desa Pemongkong, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Almarhum Amaq Dian. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf beliau, melimpahkan rahmat-Nya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini."
Sementara itu, keluarga besar almarhum menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Desa Pemongkong dan seluruh masyarakat.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Desa Pemongkong, Kepala Desa beserta jajaran, Perades, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang telah hadir, mendoakan, memberikan santunan, serta menunjukkan kepedulian kepada keluarga kami. Dukungan dan kebersamaan ini menjadi penguat bagi kami dalam menghadapi musibah. Semoga seluruh kebaikan yang diberikan mendapat balasan pahala dan keberkahan dari Allah SWT."
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Pemongkong menegaskan komitmennya untuk terus menjaga nilai persaudaraan, kebersamaan, dan kepedulian sosial sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat yang harmonis, religius, dan saling menguatkan.
"Doa yang tulus, kepedulian yang nyata, dan kebersamaan yang terjaga adalah warisan terbaik bagi kehidupan bermasyarakat." (*).